Pages

Text Widget

Text Widget

Categories

Kamis, 01 Agustus 2013

True Love for Indhy



Pertemuan
         Aku beberapa kali gagal dalam percintaan tapi aku tidak pernah menyesal akan cinta yang mungkin pernah sangat menyakitkan bagiku. Aku pernah diselingkuhi oleh teman sendiri bahkan oleh keluarga ku sendiri, rasanya sungguh sakit namun aku selalu yakin bahwa di atas sana Tuhan telah merencanakan sesuatu yang terindah untukku.  Setiap malam aku slalu berdoa kepada  agar aku bisa menemukan jodoh yang terbaik untukku.
       Saat ini aku merasa aku adalah wanita paling  beruntung, setelah aku memilikinya… Raihan itulah namanya.. Sesosok pria yang penyayang yang mengisi hariku.
       Langit yang cerah berubah menjadi gelap, matahari yang tadinya tersenyum kini tertutup awan gelap.  Aku dan Rosa sahabatku ada di  Dream Café memesan vanilla latte yang sedari tadi tak kunjung habis karena kami teralu sibuk menatap sosok tampan yang memikat. sesosok pria yang duduk ditemani secangkir kopi dan tablet yang sedari tadi ia mainkan. Sadar bahwa kami memandangnya pria tersebut hanya tersenyum simpul, aku sangat terkejut ternyata dia sadar dari tadi kami mengawasinya.
       Setelah beberapa menit kemudian Rosa meninggalkanku di Café seorang diri karena Firman pacarnya telah menjemputnya, titik-titik hujanpun turun, aku bergegas untuk pulang namun aku memarkir mobil di tempat yang sedikit jauh. Aku hanya bisa duduk terpaku menanti redanya hujan agar aku bisa mengambil mobil tanpa harus basah kuyup. Tiba-tiba muncul seorang pria yang tadi aku dan Rossa amati di dalam Café. Dia menawarkan diri untuk mengantarku keparkiran dengan payung yang dibawanya. Akupun tak menolak ajakan tersebut, mungkin karena terburu-buru sesampainya di parkiran pria tersebut tak sempat mengenalkan diri.                  Sesampainya di rumah aku merebahkan tubuhku yang sangat lelah ke tempat tidur. Rasanya badanku sulit untuk aku gerakkan lagi mungkin karena tadi mata kuliahku sangat padat. Aku sempat memikirkan sosok pria yang tadi mengatarku ke parkiran lalu akupun tertidur. Setelah sempat tertidur aku terbangun oleh suara Ibuku yang mengajakku untuk makan malam.
       Beberapa bulan berlalu aku dan kakakku Jihan sibuk untuk mempersiapkan persiapan pesta pernikahannya. Mulai dari fitting baju sampai mengurus menu makanan yang akan dihidangkan di pesta pernikahannya aku dan Kak Jihan yang turun tangan untuk mengeceknya walaupun kami juga menggunakan jasa Wedding Organizer. Karena kesibukan tersebut aku juga sampai lupa dengan kejadian di Dream Café, bahkan aku juga lupa ulang tahun dari temanku.
       Mungkin dulu aku berharap agar bisa bertemu dengan sosok pria tersebut sekedar berkenalan dan mengucapkan trimakasih namun jika dipikir-pikir mungkin mustahil bagiku untuk bertemu dengannya. Tapi Tuhan berkata lain, kami dipertemukan di salahsatu pesta pernikahan teman dan saat itu kamipun berkenalan. Ternyata nama pria tersebut adalah Raihan dia adalah salah satu Wakil Direktur muda yang baru menyelesaikan studynya di Oxford University. Setelah berkenalan kami bertukar pin BB sekedar untuk menjalin silatuhrahmi yang baik. Beberapa kali massanger dengan dia akhirnya kami buat janji untuk bertemu di Café tempat kami bertemu dulu. Raihan memang salah satu pelanggan tetap di Café tersebut makanya pelayannya sangat ramah pada Raihan. Kami diberi tempat di lantai atas yang memilliki pemandangan yang indah. Karena Raihan anaknya asyik aku jadi sedikit lebih leluasa untuk ngobrol apalagi Raihan ini humoris, dia berkata seperti ini ‘Kelihatannya aku memang tampan yah?’. Raihan
‘Hah??’. Jawabku dengan wajah yang sedikit bingung,
‘ Iya, buktinya dulu ada 2 orang perempuan yang sedang minum Vanilla Latte yang memandangiku terus, mungkin mereka terpikat oleh ketampananku yach?’.
Wajahku memerah dan aku pun hanya bis menjawab :
‘heeheehee.. mungkin saat itu kamu kelihatan aneh makanya mereka memandangimu terus’.
‘Apa jadi waktu itu aku kelihatan aneh yach?’. Tanya Raihan padaku
‘ Heheheehehee.. saat itu kamu mirip seorang criminal, makanya kami mengawasimu terus’. Jawabku
‘ Hahahahhahahaaa.. aku kirain aku punya utang ma kamu makanya kamu ngawasin aku terus .. Hahahahahahahaahahaaaa..’ Raihan
       Kami berdua tak hentinya tertawa, ketika menginngat kejadian itu.
‘Oh iya waktu kamu ngaterin aku ke parkiran koq langsung ngilang gitu aja sih?’. Tanyaku
       ‘ OOooh waktu itu aku kebelet buang air kecil makanya aku lari biar gak pipis di celana’. Jawab Raihan
‘Icchh jangan-jangan kamu emang sering pipis di celana makanya takut kalau ketahuan punya kebiasaan seperti itu, heheheheheh.’
       ‘Aduh ketahuan deh ma kamu.hahahahahahaha’.
Tak terasa kami sudah 2 jam Café tersebut, Kak Jihan meneleponku untuk menemaninya ke Salon Kecantikan sebagai ritual kecantikan menjelang hari pernikahannya yang tinggal 1 bulan. Aku pamit pulang kepada Raihan.
       ‘Raihan aku pulang duluan yah, harus nemenin Kakak dulu nih.. Assalamualaikum’.
‘Ehh tunggu bentar nomer hp kamu berapa Indhy?’. Raihan
       ‘Ntar aku BBMin aja yach’.
‘Okkeeee aku tunggu ‘. Jawab Raihan
       Sambil nemenin Kak Jihan aku juga ikut perawatan tapi gak selama perawatan Kak Jihan. Karena perawatanku selesai duluan aku jadi nunggu kak Jihan. Tiba-tiba ada BBMan dari Raihan
Raihan:
Aku menunggu nie.. (-_-) ZZZZZZZ
Me :
Hmmm nunggu apaan yach?? (//-_-)?
Raihan :
Kan tadi mau ngasih tau nomer hp..
Me :
Oh Iya.. (///-_-)??
Nie 085656724373
Raihan :
Okeeyy JJ
 Bener aja abis tau nomer hp aku Raihan malah nelpon, lumayan juga sih buat ngilangin rasa jenuh nungguin kak Jihan. Aku tuch telponan ma Raihan sekitar sejam gitu deh intinya sampai perawatan Kak Jihan kelar bahkan sampai di dalam mobil aku ma Raihan masih ngobrol ditelpon.
‘Raihan udah dulu yah aku mau bawa mobil nie’. Kataku
       ‘Iya hati-hati di jalan yach jangan sampe ngelindas tukang sayur atau penjual koran hahahahaah’.
       ‘Assalamualaikum Wr.Wb.’ Aku
‘Waalaikum salam Wr. Wb’.
       Kesokan harinya Raihan nge-BBM :
Raihan :
Ntar makan siangnya bareng yach J??
Me :
Yach aku ada kuliah ntar, bisa gak keburu kamu makannya kalau nungguin aku LL
Raihan :
Hmmm gak papa deh ntar aku tungguin kan skali-skali wakil direktur juga bisa keluyuran.. :D:D hehehehhee
Me :
Oke ntar makannya jam 2 aja yach?? JJ Tapi yakin kamu gak keburu laper??
Raihan :
Gak koq, tenang aja.. J Ntar aku jemput di depan kampus aja yach .. J
Me :
OOOOOOKKKKKKEEEEYY J

Bener aja jam 1.45 Raihan udah ada di depan kampus dan dia jadi perhatian anak-anak dengan gayanya yang super cool dengan jasnya yang sangat rapi plus mobil sport hitam yang dia pakai. Kelihatannya banyak anak-anak yang bakal naksir ma dia kalau dilihat dari segi tas nie, Raihan itu kayak Brand ternama yang kalau di pajang itu bakal jadi antrian panjang abis dia itu udah kayak perfect dari segi penampilan.
       Pas keluar kampus Raihan dengan senyuman manisnya langsung menyambutku. Kelihatannya mahasiswa dan mahasiswi lainnya terkejut melihat Raihan bersamaku, karena seperti yang mereka tahu kalau saat ini aku sedang ingin sendiri tanpa pacar makanya aku menolak beberapa mahasiswa yang naksir denganku. Mungkin mereka pikir aku dan Raihan pacaran padahal kami hanya berteman saja.
       Raihan membukakan pintu mobil dan langsung tancap gas menuju Restoran Jepang kesukaanku. Ternyata aku dan Raihan sama-sama penggila sushi dan hidangan laut, dan saat mencoba makanan di Restoran sushi favoriteku ini Raihan langsung ketagihan habis rasa Sushi di sini memang enak skali. Jam 3 Raihan mengantarku ke kantor Kak Jony calon suami Kak Jihan, lalu Raihan pamit kembali ke kantor.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About Me

Designed ByBlogger Templates